Pages

Jumat, 22 Maret 2013

CMS Joomla




Joomla! adalah Sistem manajemen konten (SMK atau CMS) yang bebas dan terbuka (free opensource) ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet. Joomla pertamakali dirilis dengan versi 1.0.0. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performansi, RSS, blogs, poling, dll. Joomla! menggunakan lisensi GPL.

Secara garis besar dan gamblang, Joomla! terdiri dari 3 elemen dasar, yaitu server web (webserver), skrip PHP dan basisdata MySQL. Server web diasumsikan terhubung dengan Internet/Intranet yang berfungsi sebagai penyedia layanan situs. Skrip PHP terdiri dari kode program dalam bahasa PHP dan basisdata merupakan tempat penyimpanan konten. Joomla menggunakan Apache sebagai server web dan MySQL untuk basisdatanya.

Pertamakali, pengguna meminta akses terhadap halaman Joomla dengan mengeksekusi URL pada browser web yang kemudian terhubung dengan server web. Permintaan ini yang dalam istilah teknis lebih dikenal dengan query string selain terdapat URL juga mengandung parameter konten (section, category, ID article dan lain-lain). Berdasarkan parameter tersebut, sistem skrip Joomla melakukan kontak dengan basisdata dan mengambil konten yang dimaksud berdasarkan parameternya. Terakhir, konten dan templat (template) digabung bersama dan kembali sebagai halaman html, gambar, css dan javascript.

Paket Joomla! terdiri dari beberapa bagian yang terpisah dan termodul yang sangat fleksibel, dapat dengan mudah dikembangkan dan diintegrasikan. Sebagai contoh "plugins" WikiBot yang memperbolehkan penulis di Joomla menggunakan "Wikitags" pada bagian artikel yang fungsinya secara otomatis membuat pranala dinamis ke artikel Wikipedia pada saat ditampilkan. Ada lebih tersedia 1,700 "plugins" yang secara resmi didelegasikan oleh OpenSourceMatters tersedia di http://extensions.joomla.org/ dan saat ini secara resmi dipindahkan ke http://joomlacode.org dengan dukungan server yang lebih lengkap.


anda bisa mendownload joomla secara gratis pada website resminya : DISINI


Linux Garuda one


Garuda OS adalah Distro Linux berbasis PCLinuxOS Fullmonty Edition buatan pengembang Indonesia yang mendukung penggunaan dokumen format SNI (Standar Nasional Indonesia), aman dari gangguan virus komputer, stabilitasnya tinggi, disertai dukungan bahasa Indonesia dan dilengkapi dengan program-program dari berbagai macam kategori. Bisa diperoleh secara bebas tanpa harus mengeluarkan biaya untuk pembelian lisensi.

Adapun Fitur Dari Linux garuda yaitu:


  • Inti (kernel Linux) sistem operasi : 2.6.38.7
  • Desktop : KDE 4.6.3
  • Dukungan driver VGA (Nvidia, ATI, Intel, dll)
  • Dukungan Wireless untuk berbagai perangkat jaringan
  • Dukungan perangkat printer lokal ataupun jaringan
  • Dukungan format populer multimedia (flv, mp4, avi, mov, mpg, mp3, wma, wav, ogg, dll …)
  • Dukungan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta 60 bahasa dunia lainnya (Jepang, Arab, Korea, India, Cina, dll…)
  • Dukungan untuk instalasi berbagai macam program aplikasi dan game (online) berbasis Windows
  • Dukungan untuk berbagai macam dokumen dari program populer berbasis Windows (seperti Photoshop, CorelDraw, MS Office, AutoCAD, dll)
  • Dukungan Font Aksara Indonesia.
  • Dukungan Font Google Web.


Anda bisa mendownload panduan instalasi Linux garuda di virtual box  Download

Arsitektur Website



Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web.

Sejak web perencanaan isi, desain dan manajemen datang dalam lingkup metode desain, Vitruvian tradisional tujuan komoditas, keteguhan dan kesenangan dapat memandu arsitektur situs, seperti yang mereka lakukan arsitektur fisik dan disiplin desain lainnya. Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0. Kedua ide menekankan aspek struktur informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang telah dipengaruhi sejumlah disiplin akademis termasuk estetika, teori kritis dan postmodernisme. Web 2.0, karena melibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian arsitek website untuk aspek-aspek struktur informasi.

“Website arsitektur” memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin intelektual mengatur konten website. ”Web desain”, dengan cara kontras, menggambarkan tugas-tugas praktis, bagian-bagian-grafis dan teknis, dari merancang dan menerbitkan sebuah situs web. Perbedaan tersebut dibandingkan dengan yang antara tugas mengedit sebuah koran atau majalah dan desain grafis dan pencetakan. Tetapi hubungan antara editorial dan kegiatan produksi adalah lebih dekat untuk publikasi web daripada untuk penerbitan cetak.

Daftar Pustaka
Ibrahim, Amrullah. 2010. Arsitektur Website. (Online). (Visilubai.wordpress.com, diakses 6 Mei 2010)

WWW


Pengertian


Pengertian WWW atau Definisi WWW ( World Wide  Web) adalah salah satu fasilitas di internet menawarkan berbagai kecanggihan dan kemudahan.
Dokumen di WWW menjadi suatu dokumen yang disusun dengan format HTML datau Hipertex Text Markup Language. Dan untuk mengakses  dan menampilkan dokumen tersebut, pemakai internet harus menggunakan program aplikasi  clientnya atau sering disebut dengan WWW browser.

WWW diciptakan dengan tujuan untuk menyediakan suatu bentuk penyediaan informasi di internet yang menungkinkan pemakai intenet mendapatkan dan menampilan informasi dimana saja  di internet secara mudah dan cepat.

Sejarah 
Sejarah Web bermula di European Laboratory for Particle Physics (lebih dikenal dengan nama CERN), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989, Tim Berners dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan informasi tersebut dalam bentuk grafik.
Web Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web. Kebanyakan software tersebut dibuat untuk komputer-komputer yang menggunakan Sistem Operasi UNIX, dan belum banyak yang bisa dilakukan oleh pemakai komputer saat itu yang telah menggunakan Windows. Tetapi semua ini berubah setelah munculnya browser Mosaic dari NCSA (National Center for Supercomputing Applications).

Perkembangan
Di bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan saja, Mosaic telah menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic lainnya untuk komputer berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.

Pada tahun 1994, Marc Andreesen meninggalkan NCSA, dan kemudian bersama Jim Clark, salah satu pendiri dari Silicon Graphics, membuat Netscape versi pertama. Kehadiran Netscape ini menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai Web browser dan bahkan sampai saat ini Netscape merupakan browser yang banyak digunakan setelah Internet Explorer dari Microsoft.

Pada tahun yang sama CERN dan MIT mendirikan suatu konsorsium yang dinamakan World WIde Web Consortium (W3C) yang bertugas untuk membangun standar bagi teknologi Web.

Pada awal perkembangannya, sewaktu browser masih berbasiskan teks hanya terdapat sekitar 50 website. Di akhir tahun 1995 jumlah ini telah berkembang mencapai sekitar 300.000 web site. Dan diperkirakan sekarang ini jumalh pemakai Web telah mencapat sekitar 30-an juta pemakai diseluruh dunia.

Daftar Pustaka
Tristyawan. 2010. Pengertian WWW. (Online). (Ewawan.com, diakses 15Juni 2010)
Kamus Ilmiah. 2011. Sejarah World Wide Web. (Onine). (Kamusilmiah.com,diakses 01 Maret 2011)
Swastika, Halid. 2012. Artikel Perkembangan WWW. (Online). (Halida-swastika.blogspot.com, diakses 16 Januari 2012)

Kamis, 24 Januari 2013

Mari Mengenal HTML 5





HTML5 adalah revisi kelima sekaligus versi terakhir dari HTML dan XHTML. HTML5 merupakan salah satu karya World Wide Web Consortium (W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia, serta mudah dimengerti oleh mesin.

Pada HTML5 diperkenalkan beberapa elemen baru dan atribut yang merefleksikan tipikal penggunaan website modern. Beberapa diantaranya adalah pergantian yang bersifat semantik pada blok yang umum digunakan: yaitu elemen (<div>) dan inline (<span>). Sebagai contoh, (<span>) (sebagai blok navigasi website) dan <footer> (biasanya dikaitkan pada bagian bawah suatu website atau baris terakhir dari kode html). Banyak elemen lain yang memberikan kegunaan baru melalui interface yang telah distandarkan, seperti elemen multimedia <audio>dan <video>. Beberapa elemen yang telah ditinggalkan juga ditiadakan, termasuk elemen presentasi semata seperti <font> dan <center>, yang sebenarnya dapat dikerjakan menggunakan Cascading Style Sheet (CSS).

Untuk menambah keluwesan pemformatan, pada HTML5 telah dispesifikasikan pengkodean application programming interfaces (APIs). Beberapa APIs terbaru pada HTML5 antara lain:
  • Elemen <canvas>, sebagai mode untuk menggambar objek dua dimensi (2D).
  • Elemen <video> dan <audio> untuk media pemutaran (timed media playback)
  • Penyuntingan dokumen
  • Dukungan untuk penyimpanan lokal
  • Adanya elemen untuk konten-spesifik, seperti <article>,<footer><header><nav>dan <section>
  • Drag and Drop 
  • Cross-document messaging

Berikut ini merupakan kode-kode atau elemen-elemen dari HTML5:
<!--...-->
<!DOCTYPE>
<a>
<abbr>
<address>
<area>
<article>
<aside>
<audio>
<b>
<base>
<bdo>
<blockquote>
<body>
<br>
<button>
<canvas>
<caption>
<cite>
<code>
<col>
<colgroup>
<command>
<datalist>
<dd>
<del>
<details>
<div>
<dl>
<dt>
<em>
<embed>
<fieldset>
<figcaption>
<figure>
<footer>
<form>
<h1>
<h2>
<h3>
<h4>
<h5>
<h6>
<head>
<header>
<hgroup>
<hr>
<html>
<i>
<iframe>
<img>
<input>
<ins>
<kbd>
<keygen>
<label>
<legend>
<li>
<link>
<mark>
<map>
<menu>
<meta>
<meter>
<nav>
<noscript>
<object>
<ol>
<optgroup>
<option>
<output>
<p>
<param>
<pre>
<progress>
<q>
<ruby>
<rp>
<rt>
<samp>
<script>
<section>
<select>
<small>
<source>
<span>
<strong>
<style>
<sub>
<summary>
<sup>
<table>
<tbody>
<td>
<textarea>
<tfoot>
<th>
<thead>
<time>
<title>
<tr>
<ul>
<var>
<video>
<wbr>

HTML5 juga menawarkan elemen-elemen semantik yang dapat digunakan untuk mendapatkan struktur yang lebih baik. Elemen-elemen semantik baru tersebut adalah:

Tag
Deskripsi
<article>
Mendefinisikan sebuah artikel. Artikel merupakan bagian independen dari isi dokumen, seperti blog entry atau artikel koran.
<aside>
Mendefinisikan isi selain dari konten halaman.
<bdi>
Mengisolasi bagian dari teks yang dapat diformat dalam arahan yang berbeda dari teks lain di luar itu.
<command>
Mendefinisikan sebuah tombol perintah dimana pengguna dapat
<details>
Mendefinisikan rincian tambahan, dimana pengguna dapat melihat atau menyembunyikannya.
<summary>
Mendefinisikan sebuah judul yang dapat dilihat untuk elemen <details>.
<figure>
Menjelaskan konten-konten mandiri, seperti ilustrasi, diagram, foto, dan sebagainya.
<figcaption>
Mendefinisikan sebuah caption untuk elemen<figure>.
<footer>
Mendefinisikan footer untuk dokumen.
<header>
Mendefinisikan header untuk dokumen.
<hgroup>
Kumpulan dari serangkaian elemen <h1> hingga<h6> ketika heading memiliki beberapa tingkatan.
<mark>
Mendefinisikan teks yang ditandai atau disorot.
<meter>
Mendefinisikan pengukuran skalar dalam kisaran yang dikenal (gauge).
<nav>
Mendefinisikan hubungan (link) navigasi.
<progress>
Merepresentasikan kemajuan dari suatu tugas.
<ruby>
Mendefinisikan sebuah anotasi ruby (untuk tipografi Asia Timur).
<rt>
Mendefinisikan penjelasan atau pengucapan (pelafalan) karakter (untuk tipografi Asia Timur)
<rp>
Mendefinisikan apa yang harus ditampilkan padabrowsers yang tidak mendukung anotasi ruby.
<section>
Mendefinisikan suatu bagian dalam dokumen.
<time>
Mendefinisikan tanggal ataupun waktu.
<wbr>
Mendefinisikan garis pemisah (line-break) yang mungkin.

Selain itu, HTML5 juga menawarkan beberapa elemen baru untuk konten media, yaitu:

Tag
Deskripsi
<audio>
Mendefinisikan konten suara.
<video>
Mendefinisikan sebuah video atau film.
<source>
Mendefinisikan beberapa sumber daya media untuk <video> dan <audio>.
<embed>
Mendefinisikan wadah untuk aplikasi eksternal atau konten interaktif (plug-in).
<track>
Mendefinisikan teks untuk trek <video> dan<audio>.

Pada HTML5 juga terdapat suatu elemen yang baru, yaitu elemen <canvas>. Elemen <canvas> ini merupakan elemen yang digunakan untuk menggambar grafik atau objek 2 dimensi (2D) dengan cepat melalui scripting (dengan JavaScript).

HTML5 juga menawarkan beberapa elemen baru lainnya, antara lain:

Tag
Deskripsi
<datalist>
Menentukan daftar pilihan yang telah ditentukan untuk kontrol masukan (input).
<keygen>
Defines a key-pair generator field (for forms).
<output>
Mendefinisikan hasil perhitungan.

Di samping itu, terdapat pula beberapa elemen yang dihapuskan dari HTML5 yang sebelumnya terdapat pada HTML 4.01. Elemen-elemen yang dihapuskan tersebut, antara lain:
  • <acronym>
  • <applet>
  • <basefont>
  • <big>
  • <center>
  • <dir>
  • <font>
  • <frame>
  • <frameset>
  • <noframes>
  • <strike>
  • <tt>
  • <u>

Nah, bagaimana ulasan mengenai HTML5 di atas?

Apabila kalian masih merasa penasaran dan ingin mempelajari HTML5 lebih lanjut, kalian dapat mengunjungi blog tutorial HTML5 ini. Namun, jangan hanya dibaca saja ya teman, tapi cobalah menerapkan HTML5 di blog kalian masing-masing. Pokoknya, practice makes perfect deh!
Selamat mencoba, ya!

Nah, jika kalian sudah bisa, alangkah baiknya jika HTML5 kalian terapkan dalam blog atau situs web untuk bisnis online. Dijamin deh situs web atau blog kalian akan semakin keren. Untuk semakin menambah wawasan kalian mengenai ­e-commerce, jangan lupa untuk mengunjungi blog e-commerce lecture ini ya!

Sumber:

Content Management System



Bagi pengguna internet aktif, CMS mungkin sudah tidak terdengar asing lagi. CMS atau Content Management System adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengelola dan memfasilitasi proses pembuatan, pembaharuan, dan publikasi content secara bersama (collaborative content management) di suatu web.Content mengacu pada informasi dalam bentuk teks, grafik, gambar maupun dalam format-format lain yang perlu dikelola dengan tujuan memudahkan proses pembuatan, pembaharuan, distribusi, pencarian, analisis, dan meningkatkan fleksibilitas untuk ditransformasikan ke dalam bentuk lain. Terminologi CMS sendiri cukup luas, di antaranya mencakup software aplikasi, database, arsip, workflow, dan alat bantu lainnya yang dapat dikelola sebagai bagian dari mekanisme jaringan informasi suatu perusahaan maupun global.
Dengan adanya CMS yang terintegrasi dengan sebuah Website akan memberikan suatu nilai lebih yang akan meningkatkan fungsionalitas dan fleksibiltas dari Web Site tersebut, terlebih pada Website yang tujuan pemanfaatannya sebagai media promosi dan membangun citra konsumen, dimana kontinuitas dan inovasi dalam pemasaran produk-produk secara berkala dan berkesinambungan sebagai suatu hal yang memegang peranan penting dalam tercapainya target pemasaran.
CMS (Content Management System) adalah aplikasi web yang siap pakai. Ini merupakan istilah untuk pemilik website mengupdate websitenya tanpa bantuan pengembang web. Yang dilakukan pengembang web hanya installasi awal dan konfigurasi awal saja. Selanjutnya untuk pengisian artikel, gambar, dan konten-konten lainnya bisa dilakukan oleh pemilik website tanpa harus mengetahui kode-kode HTML ataupun pemrograman web seperti PHP atau ASP .NET
Berikut adalah beberapa CMS Gratis (Free) yang memang sudah banyak dipakai atau memiliki banyak komunitas antara lain:
Drupal adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka yang di distribusikan dibawah lisensi GPL, Pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia.
Drupal dapat digunakan untuk membangun:

  1. Portal Web Komunitas
  1. Situs Diskusi
  1. Website Perusahaan
  1. Aplikasi Internal
  1. Website Personal atau Blog
  1. Aplikasi Komersial E-Commerce
  1. Kumpulan Sumber Informasi
  1. Situs Jaringan Sosial
  1. Website Multi Bahasa

Sebuah Sistem Manajemen Konten (Content Management System, CMS) open source yang digunakan untuk menciptakan dan mengelola situs web dari yang paling sederhana sampai aplikasi perusahaan yang paling kompleks sekalipun. Mambo dikenal mudah untuk diinstal, gampang dikelola dan memiliki kapabilitas yang tinggi.
Sistem Manajemen Konten (SMK atau CMS) yang bebas dan terbuka (free opensource) ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet. Joomla pertamakali dirilis dengan versi 1.0.0. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performansi, RSS, blogs, poling, dll. Joomla! menggunakan lisensi GPL.
Sistem CMS Wordpres mungkin yang paling digemari para blogger newbie hingga expert dalam pengembangan blog personal saat ini, selain karena kemudahan (user friendly) juga karena dukungan optimalisasi SEO. Selain itu ada banyak plugins yang dapat dimanfaatkan untuk membangun sebuah situs.